Patungan Bangun Warung Abah Madi

Detail Campaign

Patungan Bangun Warung Abah Madi

Rp 50.000

terkumpul dari Rp 17.000.000

3 Donatur

Hari lagi

Filantropi Islam Profesional yang memiliki legalitas dan izin operasional resmi.

Cerita

12/15/2021

Sudah lebih dari 20 tahun Abah Madi menjajakan maranggi yang dipanggulnya dari Irigasi Dawuan Tengah hingga Pagadungan. Berjalan kaki lebih dari 4km sudah menjadi aktivitas rutin seorang lansia yang kini berusia 75 tahun. Meski sesekali terpaksa harus sering berhenti untuk meredam rasa sakit di pundaknya yang kian melemah. Dalam sehari, Abah hanya mampu mengais keuntungan bersih rata-rata 70rb rupiah untuk menghidupi 3 orang anak dan 1 cucu yang masih bayi.

Hujan mengguyur seluruh dagangan Abah

Hari itu (Jum'at, 26/11) kami mengikuti kegiatan Abah dari pagi hingga petang. Benar adanya, Abah berjalan kaki untuk belanja ke pasar yang jaraknya tidak dekat. Ketiga anaknya di rumah bersiap untuk memasak dagangan Abah yang jenisnya beragam. Ada sate maranggi, nasi bakar, pepes teri, pepes jamur, pepes tahu dan pepes jantung pisang yang menjadi favorit pelanggan. Abah sudah banyak dikenal di kalangan masyarakat sekitar pagadungan. Selain karena harga yang murah berkisar 1.000-5.000 rupiah, Abah juga ramah kepada siapapun yang ditemuinya. Celetuk Abah saat bercerita kepada kami katanya ingin punya warung di Pagadungan. Karena kondisi pundak beliau sudah semakin bengkak mengangkat beban yang berat dan kekhawatiran beliau meninggalkan cucu jika kondisi hujan lebat.

Betul saja, sore itu hujan turun sangat deras belum lama setelah Abah berangkat jualan. Sekitar jarak 2km dari biliknya, Abah meneduh sejenak sembari menunggu hujan. Lamunan Abah menyiratkan jelas kekhawatiran kepada sang cucu. "takut bilik rubuh karena udah sering bocor, semoga dede ga rewel" katanya. Hujan masih sangat deras, karena tidak memungkinkan untuk lanjut perjalanan, hampir semua dagangan Abah akhirnya kami beli. Tersisa beberapa saja akhirnya ada yang datang untuk memborong semua. Menjelang maghrib akhirnya Abah pulang saat hujan mulai reda.

Sahabat, Abah Madi saat ini membutuhkan bantuan kita. Semangatnya untuk terus mengais rezeki tanpa meminta-minta perlu kita dukung. Yuk bersama wujudkan Warung Impian Abah Madi dan ringankan kebutuhan sehari harinya. #BaitulMaalKu #AkuUntukUmat #MuliakanAbahEmak #AbahMadi #WarungImpian

Kabar Terbaru

Maaf, belum ada kabar terbaru untuk campaign ini

Donasi (3)

Belum ada donasi untuk campaign ini.